Tips Supaya Mobil Jadi Lebih Irit Bahan Bakar




Tadi pagi ada kawan yang berkerja di pemerintahan mengeluh katanya mulai hari ini kenderaan dinas yang berplat merah harus pakai pertamax, mungkin bagi saya info ini tidak terlalu berarti namun bagi kawan tersebut yang saban hari ke tempat kerja menggunakan kenderaan dinas tentu akan sangat memberatkan karena kita tahu sendiri perbedaan harga premium bersubsidi dengan pertamax bisa dua kali lipat.

Saat ini mungkin sudah banyak kita dengar tentang gencarnya promosi kenderaan baik roda dua maupun roda empat yang irit bahan bakar di berbagai media promo. Bicara tentang mobil hemat energy sebenarnya irit tidaknya mobil atau kenderaan tersebut sangat tergantung pada pemilik dan pengemudi bagaimana merawat dan menggunakan mobil tersebut, bila penggunaan salah, maka tetap saja mobil tersebut bakal boros bahan bakar.

Tips Supaya Mobil Jadi Lebih Irit Bahan Bakar

Tips Supaya Mobil Jadi Lebih Irit Bahan Bakar

Guna dapat mengirit bahan bakar, sebenarnya pengguna cukup melakukan cara sederhana dan tak perlu sampai berganti mobil irit yang justru keberadaannya makin memperparah kemacetan.

1. Jangan panasi mobil terlalu lama
Kebiasaan pengendara di Indonesia adalah mereka selalu menghidupkan mesin untuk beberapa saat sebelum menggunakan mobil mereka. Kegiatan ini, memang diperlukan bagi kendaraan keluaran lama, namun sudah bisa ditinggalkan di jenis kendaraan keluaran terbaru. Kegiatan yang umum disebut memanaskan mesin mobil ini sendiri bisa menjadi salah satu penyebab bahan bakar terkuras dari tangkinya. Hal ini bisa terjadi jika pengguna memanasi mobil terlalu lama atau dengan menginjak pedal gas dalam-dalam.

2. Atur putaran mesin
Ketika sudah mengendarai mobil, ketangkasan pengemudi lah yang menjadi penentu irit atau borosnya sebuah kendaraan mereka. Salah satu cara efektif untuk menghemat konsumsi BBM saat berada di jalan adalah dengan mengatur putaran mesin dengan memasukkan gear di saat yang tepat. Melaju dengan putaran mesin terlalu tinggi atau rendah secara konstan tentu akan membuat konsumsi bahan bakar jadi mengucur deras. Putaran mesin ideal saat berkendara adalah sekitar 3.000 rpm.

3. Hindari gaya mengemudi stop and go
Hindari gaya mengemudi stop and go. Stop and Go sendiri merupakan gaya mengemudi yang mana pengguna sering menginjak rem dan menekan pedal gas. Padahal semakin sering pedal gas di lepas dan diinjak kembali, maka konsumsi bahan bakar akan semakin boros. Untuk itu, sebagai pengemudi, Anda harus pintar melihat kondisi sekitar sehingga tau waktu yang tepat untuk menginjak pedal rem dan memainkan pedal gas seefisien mungkin.




4. Mengemudilah di kecepatan ideal
Selain mengatur putaran mesin, pengemudi juga harus pintar mengemudi di kecepatan ideal. Kecepatan ideal kendaraan bermotor roda empat sendiri berada di kisaran 80 km/jam. Konsumsi bahan bakar akan berada di titik efisien ketika mobil melaju di kecepatan tersebut, tentu dengan pengaturan gear masuk yang tepat. Namun, ingar kendarailah mobil Anda di kecepatan ideal ini ketika kondisi jalan mendukung.

5. Matikan mesin saat kondisi macet total
Bagi pengemudi di kota besar, tentu akan sering menemui keadaan jalanan yang macet total. Sebaiknya matikan mesin kendaraan ketika kondisi jalanan macet total, buka sedikit jendela mobil agar sirkulasi udara tetap terjaga meski mesin dan AC dimatikan.

6. Gunakan AC secara efisien
Penggunaan Air Conditioner (AC) juga mempengaruhi putaran mesin yang berdampak pada konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, gunakanlah AC secara seperlunya dan sewajarnya agar tidak membebani putaran mesin yang justru akan membuat konsumsi bahan bakar makin boros.

7. Kurangi hambatan angin dan beban mobil
Salah satu cara paling efektif dalam menghemat bahan bakar adalah dengan cara membuat mobil berjalan dengan enteng, yang mana bisa dilakukan dengan mengurangi hambatan udara dan berat mobil. Mengurangi hambatan angin bisa dilakukan dengan tidak menambahkan aksesoris tambahan seperti bumper depan dan rak barang di atas mobil apabila benar-benar tidak dibutuhkan. Selain itu, jangan menaruh benda berat di dalam mobil seperti sound system tambahan di bagian belakang jika memang tak diperlukan.

8. Service mesin mobil secara berkala
Lakukan service mesin mobil secara berkala. Dengan service ini maka saluran bahan bakar dan komponen lainnya akan diperiksa dan terjaga dalam kondisi terbaiknya sehingga akan mengonsumsi bahan bakar sesuai standar pabrikan yang pasti sudah disetting se-efisien mungkin.

9. Cek tekanan angin ban
Mengecek tekanan angin ban kendaraan Anda secara berkala juga merupakan cara efektif untuk menjaga agar mobil bisa hemat dalam kondisi bahan bakar. Kenapa? Karena tekanan angin ban yang kurang akan membuat kondisi ban sedikit kempes dan hal inilah yang mengurangi daya putar ban dan membuat beban mesin semakin berat dan alhasil konsumsi bahan bakar pun akan boros.

10. Gunakan bahan bakar sesuai persyaratan pabrikan
Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk membuat kendaraan lebih irit mengonsumsi bahan bakar adalah dengan menggunakan jenis bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan. Jika kompresi pembakaran mobil Anda menuntut agar mobil diisi dengan bahan bakar ber-oktan tinggi seperti pertamax atau pertamax plus, maka jangan gunakan bahan bakar jenis premium. Ketidakcocokan antara kompresi pembakaran dengan bahan bakar yang masuki ke ruang pembakaran bisa membuat mobil jadi lebih boros dan bisa merusak mesin jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus dalam periode yang lama.

Semoga bermanfaat. Terimakasih




Incoming search terms:

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan